Cara Subnetting IPv4 Address Beserta Contoh Soalnya
Subnetting adalah proses membagi jaringan besar menjadi beberapa subnet atau subnetwork yang lebih kecil. Tujuan utama dari subnetting adalah untuk meningkatkan efisiensi jaringan, mengurangi kemacetan lalu lintas, dan meningkatkan keamanan dengan membatasi rentang IP yang dapat diakses.
Berikut adalah penjelasan lengkap tentang subnetting:
Alokasi Efisien dari Alamat IP: Dengan subnetting, alamat IP yang tersedia dapat digunakan secara lebih efisien. Hal ini sangat penting terutama jika kita memiliki jaringan yang besar dengan banyak perangkat. Daripada menggunakan rentang IP yang sama untuk semua perangkat, kita bisa memecahnya menjadi beberapa subnet sehingga mengurangi pemborosan alamat IP.
Mengurangi Kemacetan Lalu Lintas: Dengan membagi jaringan menjadi beberapa subnet, lalu lintas data yang tidak perlu dapat dikurangi. Ini karena data akan tetap berada di subnet yang sama jika tidak diperlukan untuk melewati subnet lainnya.
Meningkatkan Keamanan Jaringan: Subnetting membantu dalam meningkatkan keamanan jaringan dengan membatasi ruang lingkup penyebaran suatu ancaman. Jika satu subnet mengalami masalah keamanan, dampaknya tidak akan langsung mempengaruhi subnet yang lain.
Pengelolaan Jaringan yang Lebih Mudah: Membagi jaringan menjadi beberapa subnet membuat pengelolaan dan pemeliharaan jaringan menjadi lebih mudah. Misalnya, administrator jaringan dapat lebih mudah mengidentifikasi dan mengisolasi masalah yang terjadi di subnet tertentu.
Subnet Mask: Subnet mask digunakan untuk menentukan jaringan dan bagian host dari sebuah alamat IP. Misalnya, untuk alamat IP 192.168.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0, bagian jaringan adalah 192.168.1 dan bagian host adalah 1.
CIDR (Classless Inter-Domain Routing): CIDR adalah metode yang digunakan untuk menggantikan sistem klasikal yang menggunakan kelas alamat A, B, dan C. Dengan CIDR, kita dapat menentukan subnet mask dengan lebih fleksibel dan efisien.
Subnet mask adalah istilah dalam jaringan komputer yang digunakan untuk membagi alamat IP ke dalam jaringan yang lebih kecil yang disebut subnets. Subnet mask membantu menentukan bagian mana dari alamat IP yang merupakan jaringan dan bagian mana yang merupakan host (komputer atau perangkat lainnya dalam jaringan tersebut).
Subnet mask terdiri dari 32 bit dan ditulis dalam bentuk desimal bertitik, misalnya 255.255.255.0. Pada subnet mask ini, bagian yang diwakili oleh 255 adalah bagian yang tetap dan menunjukkan jaringan, sementara bagian yang diwakili oleh 0 adalah bagian yang berubah-ubah dan menunjukkan host.
Contohnya, Jika alamat IP 192.168.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0, maka "192.168.1" adalah bagian jaringan, dan "1" adalah bagian host.
Cara Menghitung Subnet Mask, adalah dengan cara melihat berapa banyak Prefix Length yang biasanya ditandai dengan angka setelah garis miring yang ada pada akhiran suatu ip address.Contoh 192.168.1.1 / 24 maka dalam ip address tersebut, Prefix Length nya ialah '24'.
Setelah menentukan nilai dari prefix lenght, langkah selanjutnya adalah menghitungnya dengan cara menjumlahkan nilai setiap bilangan biner tiap oktet ke dalam bilangan desimal.Contoh:
Total IP address adalah jumlah keseluruhan alamat IP yang tersedia dalam suatu subnet. Ini dihitung berdasarkan subnet mask yang digunakan. Misalnya, subnet mask 255.255.255.0 menyediakan 256 alamat IP (2^8), karena ada 8 bit yang dapat digunakan untuk host.3. Jumlah Host: Jumlah host adalah jumlah alamat IP yang dapat digunakan untuk perangkat dalam sebuah subnet. Ini adalah total IP address dikurangi dengan alamat network dan alamat broadcast. Misalnya, dengan subnet mask 255.255.255.0, ada 254 alamat host yang tersedia (256 - 2).
Jumlah host adalah jumlah alamat IP yang dapat digunakan untuk perangkat dalam sebuah subnet. Ini adalah total IP address dikurangi dengan alamat network dan alamat broadcast. Misalnya, dengan subnet mask 255.255.255.0, ada 254 alamat host yang tersedia (256 - 2).
Pengerjaan Soal
1. 192.168.23.1 / 24
Pertama-tama ubahlah ip address tersebut ke dalam bentuk bilangan biner.
11000000.10101000.00010111.00000001
Di mana:
32 adalah jumlah total bit dalam alamat IPv4
Prefix Length adalah panjang prefiks dalam notasi CIDR (Classless Inter-Domain Routing).
Dalam soal tersebut alamat IP memiliki prefiks /24, maka total alamat IP dalam subnet tersebut adalah:
Jadi, total dari alamart ip address tersebut ialah = 256
Untuk mencari alamat jaringan (network address) dalam subnetting, berikut langkah-langkahnya:
Konversi IP Address ke dalam format biner.
Konversi Subnet Mask ke dalam format biner.
Hitunglah IP Address & Subnet Mask Dalam Operasi AND
11111111.11111111.11111111.00000000
-----------------------------------
11000000.10101000.00010111.00000000192 . 168 . 23 . 0
Jadi, Network Addressnya adalah 192.168.23.0
E. Broadcast Address
Untuk Mencari Broadcast address yaitu dengan cara Menjumlahkan Bilangan Biner Dari Subnet Mask
dan Bialngan Biner Hasil Dari Operasi AND Pada Network Address.
11111111.11111111.11111111.00000000
11000000.10101000.00010111.00000000-----------------------------------11000000.10101000.00010111.11111111
192 . 168 . 23 . 255
Jadi, broadcast address dari ip address 192.168.23.1/24 ialah= 192.168.23.255
F. Range IP Host Untuk Mencari Range Ip Host Ialah dengan menambah 1 pada network address & mengurangi 1 pada
broadcast address pada akhir alamat address.
Range Ip Host 192.168.23.1/24 = 192.168.23.1 - 192.168.23.254
2. 192.16.32.18 / 17Subnet Mask: 255.255.128.0
Total IP Address: 32,768 (2^15)
Jumlah Host: 32,766 (32,768 - 2)
Network Address: 192.16.0.0
Broadcast Address: 192.16.127.255
Range IP Host: 192.16.0.1 - 192.16.127.254
3. 172.32.16.4 / 7
Subnet Mask: 255.128.0.0
Total IP Address: 8,388,608 (2^23)
Jumlah Host: 8,388,606 (8,388,608 - 2)
Network Address: 172.0.0.0
Broadcast Address: 172.127.255.255
Range IP Host: 172.0.0.1 - 172.127.255.254
Komentar
Posting Komentar