Kesimpulan Cisco ITN Practice PT Skill Assesment ( PTSA )
1. Pengenalan Jaringan Komputer
Definisi Jaringan
- Jaringan : Kumpulan perangkat (komputer, router, switch, dll.) yang saling terhubung untuk berbagi data dan sumber daya.
- Tujuan utama jaringan:
- Berbagi informasi.
- Meningkatkan efisiensi kerja.
- Mengurangi biaya operasional.
Model Referensi OSI
Model OSI (Open Systems Interconnection) adalah model referensi dengan 7 lapisan untuk memahami cara kerja komunikasi jaringan:
Physical Layer :
- Media fisik seperti kabel, radio, atau fiber optic.
- Fokus pada transmisi bit (0 dan 1).
Data Link Layer :
- Mengatur transmisi data antar perangkat di jaringan lokal (LAN).
- Contoh protokol: Ethernet, PPP.
- Sub-lapisan:
- LLC (Logical Link Control) : Mengelola komunikasi antar perangkat.
- MAC (Media Access Control) : Mengontrol akses ke media fisik.
Network Layer :
- Bertanggung jawab atas routing paket data melalui jaringan.
- Protokol utama: IP (Internet Protocol).
- Perangkat utama: Router.
Transport Layer :
- Menjamin pengiriman data secara andal.
- Protokol utama:
- TCP (Transmission Control Protocol) : Berorientasi koneksi, menjamin pengiriman data.
- UDP (User Datagram Protocol) : Tanpa koneksi, lebih cepat tetapi tidak menjamin pengiriman.
Session Layer :
- Mengelola sesi komunikasi antar aplikasi.
- Contoh: Pembukaan dan penutupan sesi.
Presentation Layer :
- Mengonversi format data agar dapat dipahami oleh aplikasi.
- Contoh: Enkripsi, kompresi.
Application Layer :
- Interaksi langsung dengan aplikasi pengguna.
- Contoh protokol: HTTP, FTP, SMTP.
Model TCP/IP
Model TCP/IP adalah model praktis dengan 4 lapisan:
- Application Layer : Interaksi pengguna (HTTP, FTP, DNS).
- Transport Layer : Pengiriman data (TCP/UDP).
- Internet Layer : Routing paket (IP).
- Network Access Layer : Media fisik (Ethernet, Wi-Fi).
2. Protokol Jaringan
IP Addressing
IPv4 :
- Alamat 32-bit (contoh: 192.168.1.1).
- Terdiri dari 4 oktet (0-255).
- Jenis alamat:
- Public IP : Digunakan untuk internet.
- Private IP : Digunakan untuk jaringan lokal (10.x.x.x, 172.16.x.x, 192.168.x.x).
IPv6 :
- Alamat 128-bit (contoh: 2001:0db8::1).
- Dibuat untuk mengatasi kekurangan alamat IPv4.
Subnetting :
- Pembagian jaringan besar menjadi sub-jaringan kecil.
- Formula: , di mana adalah jumlah bit subnet.
Protokol Penting
TCP (Transmission Control Protocol) :
- Berorientasi koneksi.
- Menjamin pengiriman data secara andal.
- Contoh: Web browsing (HTTP), email (SMTP).
UDP (User Datagram Protocol) :
- Tanpa koneksi.
- Lebih cepat tetapi tidak menjamin pengiriman.
- Contoh: Video streaming, VoIP.
ICMP (Internet Control Message Protocol) :
- Digunakan untuk pesan kesalahan dan kontrol.
- Contoh:
ping.
ARP (Address Resolution Protocol) :
- Mengonversi IP ke MAC address.
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) :
- Memberikan IP secara otomatis ke perangkat.
DNS (Domain Name System) :
- Menerjemahkan nama domain ke alamat IP.
3. Perangkat Jaringan
Router
- Mengarahkan paket data antar jaringan.
- Fungsi utama:
- Routing.
- NAT (Network Address Translation).
Switch
- Menghubungkan perangkat dalam jaringan lokal (LAN).
- Jenis:
- Layer 2 Switch : Beroperasi pada Data Link Layer.
- Layer 3 Switch : Beroperasi pada Network Layer (routing).
Access Point
- Memungkinkan perangkat nirkabel terhubung ke jaringan.
Firewall
- Melindungi jaringan dari ancaman eksternal.
- Jenis:
- Stateful Firewall : Memeriksa status koneksi.
- Stateless Firewall : Memeriksa setiap paket secara individual.
Hub
- Perangkat sederhana yang mengirimkan data ke semua perangkat.
- Tidak efisien karena menyebarkan traffic.
4. Konfigurasi Perangkat Cisco
CLI (Command Line Interface)
- Antarmuka teks untuk mengonfigurasi perangkat Cisco.
- Mode CLI:
- User EXEC Mode : Mode dasar untuk pemantauan.
- Privileged EXEC Mode : Mode lanjutan untuk konfigurasi.
- Global Configuration Mode : Mengubah pengaturan global perangkat.
- Interface Configuration Mode : Mengonfigurasi antarmuka tertentu.
Perintah Dasar
enable: Masuk ke mode privileged.configure terminal: Masuk ke mode konfigurasi global.show ip interface brief: Menampilkan status antarmuka.ping: Memeriksa konektivitas jaringan.traceroute: Melacak jalur paket data.
5. Routing
Routing Statis
- Rute ditentukan secara manual oleh administrator.
- Kelebihan:
- Sederhana.
- Tidak memerlukan overhead protokol routing.
- Kekurangan:
- Tidak fleksibel untuk jaringan besar.
Routing Dinamis
- Rute ditentukan secara otomatis menggunakan protokol routing.
- Protokol routing:
- RIP (Routing Information Protocol) :
- Protokol sederhana.
- Batasan hop maksimal 15.
- OSPF (Open Shortest Path First) :
- Protokol efisien untuk jaringan besar.
- Menggunakan algoritma Dijkstra.
- EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) :
- Protokol canggih dari Cisco.
- Mendukung load balancing.
- RIP (Routing Information Protocol) :
6. VLAN (Virtual Local Area Network)
Konsep VLAN
- Memisahkan jaringan logis dalam satu infrastruktur fisik.
- Keuntungan:
- Meningkatkan keamanan.
- Mengurangi broadcast traffic.
- Fleksibilitas dalam manajemen jaringan.
Trunking
- Menggunakan protokol IEEE 802.1Q untuk menghubungkan VLAN antar switch.
7. Keamanan Jaringan
Autentikasi dan Otorisasi
- Memastikan hanya pengguna yang sah yang dapat mengakses jaringan.
- Metode autentikasi:
- Password.
- Certificate-based authentication.
ACL (Access Control List)
- Aturan untuk mengizinkan atau memblokir lalu lintas jaringan.
- Jenis:
- Standard ACL : Berdasarkan alamat IP saja.
- Extended ACL : Berdasarkan alamat IP, port, dan protokol.
Port Security
- Membatasi akses ke port switch berdasarkan MAC address.
SSH (Secure Shell)
- Protokol aman untuk akses remote.
8. WAN (Wide Area Network)
Teknologi WAN
- Leased Line : Koneksi dedicated antara dua lokasi.
- Frame Relay : Teknologi lama untuk jaringan WAN.
- MPLS (Multiprotocol Label Switching) : Teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi routing.
9. Troubleshooting
Langkah-langkah Troubleshooting
- Identifikasi masalah.
- Kumpulkan informasi (gunakan perintah
showdanping). - Analisis penyebab masalah.
- Implementasikan solusi.
- Verifikasi hasil.
10. Cloud dan Virtualisasi
Cloud Computing
- Layanan berbasis internet untuk menyimpan dan mengelola data.
- Model layanan:
- IaaS (Infrastructure as a Service) .
- PaaS (Platform as a Service) .
- SaaS (Software as a Service) .
Virtualisasi
- Membuat lingkungan virtual untuk menjalankan sistem operasi atau aplikasi.
- Manfaat:
- Mengurangi biaya hardware.
- Meningkatkan efisiensi.
Kesimpulan
Modul Cisco CCNA memberikan pemahaman mendalam tentang jaringan komputer, mulai dari konsep dasar hingga implementasi praktis. Dengan mempelajari CCNA, Anda akan memiliki keterampilan untuk merancang, mengonfigurasi, dan memecahkan masalah jaringan berbasis Cisco.
Komentar
Posting Komentar